Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab 8 | Keutamaan Adzan
| Nama kitab | : | Lubabul Hadits |
| Judul kitab Arab | : | لباب الحديث |
| Judul terjemah | : | Terjemah Kitab Lubabul Hadits |
| Mata Pelajaran | : | Hadits-Hadits Keutamaan Amal, |
| Musonif | : | Imam Jalaluddin bin Kamaluddin as-Suyuthi |
| Nama Arab | : | جلال الدين بن كمال الدين الصيوطي |
| Lahir | : | Kairo, 849 H/11 Oktober 1445 M |
| Wafat | : | Kairo, 911 H/ 17 Oktober 1505 M |
| Penerjemah | : | Ahsan Dasuki |
Lubabul Hadits Bab 8 | Keutamaan Adzan
Image by © LILMUSLIMIINالْبَابُ الثَّامِنُ فِيْ فَضِيْلَةِ الْأَذَانِ
Bab Yang Kedelapan Tentang keutamaan Adzan
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 1
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ أَذَّنَ لِلصَّلَاةِ سَبْعَ سِنِينَ مُحْتَسِبًا كَتَبَ اللّٰهُ لَهُ بَرَاءَةً مِنَ النَّارِ
Telah bersabda Nabi ﷺ: Barang siapa mengumandangkan adzan untuk shalat selama tujuh tahun dengan penuh keikhlasan, maka pasti Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari neraka.
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 2
وَقَالَ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ أَذَّنَ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ سَنَةً وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ
Telah bersabda Nabi ﷺ: Barang siapa mengumandangkan adzan selama dua belas tahun, maka wajib baginya surga.
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 3
وَقَالَ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ أَذَّنَ خَمْسَ صَلَوَاتٍ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
Telah bersabda Nabi ﷺ: Barang siapa mengumandangkan adzan pada lima waktu shalat dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka akan diampuni baginya apa yang telah lalu dari dosa-dosanya.
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 4
وَقَالَ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ثَلَاثَةٌ يَعْصِمُهُمُ اللّٰهُ تَعَالَى مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ: اَلشَّهِيدُ، وَالْمُؤَذِّنُ، وَالْمُتَوَفَّى يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ.
Telah bersabda Nabi ﷺ: Tiga golongan yang Allah Ta'ala akan selamatkan mereka dari azab kubur: orang yang mati syahid, muadzin, orang yang wafat pada hari Jumat dan orang yang wafat pada malam Jumat.
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 5
وَقَالَ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا،
Telah bersabda Nabi ﷺ: Seandainya manusia mengetahui sesuatu dalam adzan dan shaf pertama, lalu mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan mengundi atasnya, niscaya mereka akan mengundi.
Catatan Kitab Lubabul Hadits Bab 8 Hadits Ke 51.Maknanya, seandainya mereka mengetahui keutamaan adzan dan shaf pertama serta mengetahui betapa besar pahala keduanya, lalu mereka tidak menemukan cara untuk mendapatkannya karena waktu yang sempit atau karena hanya satu orang yang diizinkan mengumandangkan adzan di masjid, niscaya mereka akan mengadakan undian untuk mendapatkannya.
وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي التَّهْجِيرِ لَاسْتَبَقُوا إِلَيْهِ،
Seandainya mereka mengetahui sesuatu dalam bersegera, niscaya mereka akan berlomba-lomba untuknya.
Catatan Kitab Lubabul Hadits Bab 8 Hadits Ke 52.Yakni bersegera dalam menghadiri shalat apa pun
وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا.
Seandainya mereka mengetahui keutamaan shalat Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.
Catatan Kitab Lubabul Hadits Bab 8 Hadits Ke 53.Yakni keutamaan shalat Isya dan Subuh secara berjamaah, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak
4.Lafadz حبوا dengan memfathahkan huruf ح dan mensukunkan huruf ب maknanya adalah berjalan dengan lutut dan tangan.
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 6
وَقَالَ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ سَمِعَ النِّدَاءَ فَقَبَّلَ إِبْهَامَيْهِ فَوَضَعَهُمَا عَلَى عَيْنَيْهِ وَقَالَ: مَرْحَبًا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَعَالَى، قُرَّةُ أَعْيُنِنَا بِكَ يَا رَسُولَ اللّٰهِ،
Telah bersabda Nabi ﷺ: Barang siapa yang mendengar adzan lalu dia mencium kedua ibu jarinya, kemudian meletakkan kedua jempol tersebut pada kedua matanya, dan berkata:
مَرْحَبًا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَعَالَى، قُرَّةُ أَعْيُنِنَا بِكَ يَا رَسُولَ اللّٰهِ
Catatan Kitab Lubabul Hadits Bab 8 Hadits Ke 61.Artinya: Selamat datang dengan menyebut nama Allah, penyejuk mata kami yakni dirimu wahai Rasulullah
فَأَنَا شَفِيعُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَقَائِدُهُ إِلَى الْجَنَّةِ.
Maka aku akan menjadi pemberi syafaatnya pada hari kiamat dan menjadi penuntunnya menuju surga.
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 7
عرب
indonesia
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 8
عرب
indonesia
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 9
عرب
indonesia
Lubabul Hadits Bab 8 Hadits ke 10
عرب
indonesia